Site Network: Home | About Us | Ampera



Keyakinan Achmad Amins – Hadi Mulyadi (AHAD) memenangkan pemilihan Gubernur Kaltim pada 26 Mei 2008 dinilai Gubernur (terpilih) Jawa Barat Ahmad Heriawan sangat realistis. Sedangkan Yapto S Soemarno, Ketua DPP Partai Patriot optimistis AHAD yang perpaduan nasionalis-religius memimpin daerah ini.

KEHADIRAN Gubernur terpilih Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heriawan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Samarinda, benar-benar menjadi vitamin bagi Tim Ampera yang mengusung Achmad Amins dan Hadi Mulyadi sebagai Cagub dan Cawagub Kaltim periode 2008-2013. Gubernur yang berpasangan dengan artis Dede Yusuf ini bahkan meyakini suara PKS di Kaltim lebih solid dan bisa dipastikan menang. Terlebih jika melihat kerja keras dari seluruh kader untuk merangkul semua elemen hingga ke tingkat paling bawah.

“Untuk Kaltim saya yakini lebih siap dibanding Jawa Barat. Pergerakan yang dilakukan seluruh kader begitu optimal. Kemenangan sudah di depan mata,” tegas Ahmad Heriawan yang hadir secara khusus ke Kaltim untuk memberi support kepada seluruh kader PKS agar bekerja lebih keras dalam melakukan pergerakan dan menjalankan mesin politiknya.

Menurutnya, Kaltim mampu mewujudkan dan menjadi bagian dari fenomena kemenangan PKS seperti yang sudah terjadi di setiap daerah. “Keyakinan ini sangat realistis. Mengingat dari sisi jumlah pemilih saja penduduk di Kaltim lebih sedikit dibanding Jabar. Sehingga lebih mudah bagi PKS untuk mengkondisikan dan berkonsolidasi sampai tingkat bawah sekalipun. Apalagi seluruh komponen telah bergerak dan bekerja keras, tak hanya calonnya saja tapi juga para istri, anak dan seluruh kerabat. Saya pribadi akan selalu siap mendukung, bahkan untuk menjadi Jurkam,” tuturnya lagi.

Jumlah penduduk dengan hak pilih di Jabar yang ternyata menjadi kantong kemenangannya waktu itu mencapai 28 juta jiwa. Sementara untuk Kaltim yang terdaftar dari 13 kabupaten kota hanya 2.255.409. Kondisi seperti ini lebih memudahkan PKS dan partai pengusung lainnya yang tergabung dalam tim Ampera untuk menjalankan roda politiknya.
Hadi sendiri meyakini 99% massa PKS tidak goyang atas pencalonannya dengan Amins. Mengingat program tim Ampera sudah sehati dengan PKS yaitu mengedepankan pelayanan untuk masyarakat diantaranya memperjuangkan bantuan modal kerja, pendidikan dan kesehatan gratis.
“Suara PKS tak akan goyang, bahkan simpatisan kami terus bertambah. Dalam sehari saja rata-rata ratusan dukungan langsung masuk melalui sms di HP saya. Saya sangat berterimakasih dan menghargai semua itu, baik yang saya kenal maupun tidak,” ungkap Hadi.
Sementara, Yapto S Soemarno, Ketua Umum DPP Partai Patriot yang tiba di Samarinda, Jumat (9/5) malam, meminta seluruh kadernya di Kaltim untuk merapatkan barisan dengan partai-partai pengusung lainnya.
”Jangan memperbesar perbedaan. Kader patriot bisa bekerjasama dengan siapa saja asal untuk kepentingan bangsa,” kata Yapto. Tekad memenangkan pasangan AHAD untuk membuktikan bahwa pilihan Partai Patriot bersama koalisi 5 partai lainnya sudah tepat. ”Saatnya warga Kaltim memilih pasangan nasionalis dan agamis. Karena kami yakin, pasangan ini paling ideal,” kata Yapto.


0 Comments:

Post a Comment